6 Metode Asik Menulis Cerita Anak yang Menarik

Siapa bilang menulis cerita anak itu sulit? Tiap orang tentu hadapi masa anak- anak. Bermacam peristiwa lucu, menyedihkan, sampai memalukan, pastinya menghiasi masa kecilmu, ya. Nah, kalian dapat banget menjadikan pengalaman dikala anak- anak bagaikan ilham cerita anak. Jadi, sesungguhnya cerita anak merupakan suatu yang lekat, dekat, serta akrab denganmu.

Cuma saja, tatkala hendak menulis cerita anak,

kalian tidak dapat sembarangan. Terdapat sebagian perihal yang wajib dicermati penulis meliputi, tata metode serta metode penceritaan. Berikut sebagian metode asik menulis cerita anak yang menarik.

Temukan Ide

Semacam yang sudah dibahas tadinya kalau ilham bisa berasal dari kenangan masa kecil, kejadian tiap hari, serta sumber teks. Memilih ide- ide yang memancing imajinasi anak. Jangan kurang ingat, sesuaikan ilham dengan sasaran pembaca tulisanmu, misalnya buat umur batita, bayi, ataupun kanak- kanak berusia 8- 10 tahun.

Buatlah Kerangka Cerita

Susunlah kerangka cerita yang hendak kalian tulis. Catat siapa saja tokoh serta karakternya, gimana alurnya, kapan setting ceritanya, serta semacam apa ending- nya. Ingat, memilih tokoh, kepribadian, setting, alur, serta ending yang unik supaya menempel erat di ingatan anak buku cerita anak muslim .

Pemilihan Kata serta Bahasa

Pakai bahasa yang simpel, gampang dimengerti, menarik, memancing energi imajinasi, kreatif, serta membuat anak berpikir kritis terhadap isi cerita. Jangan mengenakan perkata bersayap ataupun ambigu yang malah membuat anak bimbang. Cobalah masuk ke dalam dunia anak, selami metode mereka berdialog, berpikir, tidak kurang ingat memperbanyak membaca novel anak, sehingga kalian lebih peka dan dapat memilah kata yang dimengerti pembaca cilik.

Membuat Opening yang Menarik

Opening cerita ialah magnet yang hendak menarik anak membaca ceritamu. Kalian bisa memilah sebagian metode opening cerita misalnya, deskripsi orang, waktu, tempat, konflik, serta diskusi.

Ending yang Menarik

Jauhi ending menggantung. Upayakan menghasilkan akhir cerita yang senang, ataupun paling tidak membuat pembaca cilik merasa lega serta puas. Penyelesaian konflik hendaknya dicoba oleh tokoh utama, ataupun tokoh yang lebih tua, misalnya kakak. Ingat, jangan mematikan tokoh antagonis. Lumayan membuat si tokoh menyesali serta merasakan akibat dari perbuatannya.

Sisipkan Pesan Moral

Buatlah pesan moral yang tidak terkesan menggurui. Triknya? Hadirkan tokoh berusia yang mengantarkan pesan bijak dan

perkenankan anak yang merumuskan sendiri ceritamu.

0 thoughts on “6 Metode Asik Menulis Cerita Anak yang Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *