November 28, 2014 5:51 am
Berita

Warga Tunggu Sosialisasi Pembangunan Bendung Matenggeng

Ilustrasi bendungan. FOTO.NET

DAYEUHLUHUR, SATELITPOST – Warga dari sejumlah desa di Kecamatan Dayeuhluhur telah mendengar adanya rencana pembangunan Bendungan Matenggeng, namun belum mendapat sosialisasi resmi dari pemerintah.

Wacana pembangunan Bendungan Matenggeng juga sempat dibahas dalam diskusi informal saat berlangsung acara Ngarumat Lembur 4 di Desa Cijeruk. Saat itu ada warga yang menyampaikan jika air akan menenggelamkan Jembatan Besar Cibeet.

Ketua Karangtaruna Generasi Muda Cijeruk, Sahidin mengatakan, konstruksi bendungan dan genangan air diperkirakan sampai Desa Bolang. Meski demikian, karena belum ada sosialisasi, ia menegaskan, belum bisa berkomentar banyak mengenai rencana pembangunan itu.

“Selama pembangunan Bendungan Matenggeng memiliki dampak positif, selaku generasi muda saya setuju-setuju saja,” katanya, Selasa, (19/11).

Sementara itu, seperti dikutip dari website kec-dayeuhluhur.com disebutkan apabila beberapa perwakilan masyarakat dan pejabat pemerintahan hadir di pendopo Kecamatan Dayeuhluhur pada 8 November 2012 guna membahas pembangunan Bendungan Matenggeng.

Beberapa pejabat yang hadir di antaranya Camat Dayeuhluhur Kabupaten Cilacap, Camat Cilebak Kabupaten Kuningan, Sekretaris Kecamatan dan Sekretaris Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, kepala desa, ketua BPD dan tokoh masyarakat dari desa-desa yang direncanakan wilayahnya akan tergenang.

Turut hadir pejabat dari satuan Kerja Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy serta konsultan dari PT Jasapatria Gunatama Bandung. Dari hasil pertemuan diketahui bila perjalanan pembangunan Bendungan Matengeng masih panjang karena masih harus melalui tahapan kegiatan diantaranya survei langsung ke masyarakat, kegiatan LARAP, dan kegiatan AMDAL.

Sebagian besar peserta yang hadir menyatakan setuju terhadap rencana pembangunan bendungan tersebut namun harus betul-betul dikaji secara komprehensif dampak positif maupun dampak negatifnya.

Banyak kepala keluarga akan dipindah ke lokasi baru saat pembangunan bendungan mulai dilaksanakan, sehingga harus dicarikan solusi yang paling baik sehingga tidak menyengsarakan masyarakat. (aln)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Scroll To Top