Internasional

Didesak Akhiri Konflik di Suriah

Washington Tekan Moskow Lewat DK PBB

Magang Dua | Sabtu, 29 April 2017 - 10:43:07 WIB | dibaca: 63 pembaca

Suasana rapat Dewan Keamanan PBB./FOTONET

NEW YORK, SATELITPOST - Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Nikki Haley, mendorong Dewan Keamanan (DK) PBB agar mendesak Rusia mengakhiri konflik di Suriah, Kamis (27/4).

Tujuannya agar Rusia dan rezim Presiden Bashar al-Assad mengakhiri konflik Suriah yang telah memasuki awal tahun keenam pada April ini. Juga agar DK bertindak bahkan ketika menghadapi veto dari Moskwa.

"Mereka adalah pihak yang dapat menghentikan semua ini jika mereka menginginkannya. Kita perlu memberi tekanan pada Rusia," kata Haley membahas tentang Rusia, sekutu Assad dikutip dari Kompas.com.

Rusia telah memveto delapan resolusi DK PBB terkait Suriah untuk melindungi aksi pemerintahan Bashar. Rusia baru-baru ini menghalangi sebuah keputusan DK PBB untuk mengutuk serangan senjata kimia mematikan yang telah menewaskan puluhan orang, banyak di antara mereka merupakan anak-anak.

Selama ini China juga telah mendukung Rusia dengan memveto enam resolusi DK PBB. "Saya akan terus menekan DK untuk bertindak, agar melakukan sesuatu, terlepas dari apakah pihak Rusia akan terus memveto keputusan itu? Karena itu suara kami yang perlu didengar," kata Haley pada pertemuan DK PBB yang membahas tentang akses bantuan di Suriah.

"Rusia terus melindungi rezim Suriah. Rusia terus membiarkan mereka menahan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkannya," katanya.

Menanggapi ucapan Haley, Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB, Petr Iliichev, mengatakan kepada DK PBB Rusia, Iran, dan Turki terus bekerja untuk memastikan kepatuhan akan penghentian permusuhan agar memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan. "Anda atau rekan-rekan Barat, coba katakan satu kata tentang apa yang sudah Anda lakukan untuk memperbaiki situasi ini," kata Iliichev.(gan)

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)