Food

Tak Cukup Semangkuk Menikmati Soto Tanduk

Magang Dua | Jumat, 21 April 2017 - 10:24:58 WIB | dibaca: 72 pembaca

Sajian khas Indonesia seperti sup yang terbuat dari kaldu daging dan sayuran ini, punya begitu banyak sebutan.

Berbagai daerah di Indonesia, punya soto khas daerahnya masing-masing. Tentunya dengan komposisi yang berbeda-beda. Misalnya soto Madura, soto Kediri, soto pemalang, soto Lamongan, soto Jepara, soto Semarang, soto Kudus, soto Betawi, soto Padang, soto Bandung, sroto Sokaraja, soto Banjar, soto Medan, dan coto Makassar.

Soto juga dinamai menurut kandungannya, misalnya soto ayam, soto babat, dan soto kambing.

Nah, kali ini Leisure Time SatelitPost bakal mengulas satu varian soto yang dilabeli Soto Tanduk.

Menurut sang empunya, Eko Setyo Gunawan, nama Soto Tanduk mengacu pada bahasa jawa yang artinya tambah atau nambah.

"Harapannya pelanggan akan merasa ketagihan setelah menikmati soto ini, jadi tanduk terus dan terus,” kata Eko.

Secara tampilan, soto yang dihidangkan di warungnya yang ada di kawasan Jalan RIngin Tirto Purwokerto ini, mirip Soto Semarang. Tetapi, untuk memberikan sensasi gurih yang berbeda, sang empunya menambahkan koya yang biasa ditaburkan dalam sajian Soto Lamongan.

"Porsinya ala Soto Semarang, tapi soal rasa gurih dan dijamin berbeda,” kata dia.

Nah, Anda yang ingin mencicipi menu unik ini, langsung datang saja ke Warung Soto Tanduk di bilangan jalan Ringin Tirto, Purwokerto. Buka setiap hari mulai pukul  07.00 sampai dengan 20.00 WIB.

"Spesial Hari Kartini ini, ada diskon 21 persen khusus menu Soto Tanduk," ujarnya. (ind)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)