Banjarnegara

Razia Patuh Menjangkau Pelosok Desa

satelit post | Jumat, 19 Mei 2017 - 16:58:35 WIB | dibaca: 28 pembaca

 

 BANJARNEGARA, SATELITPOST-Jajaran Satlantas Polres Banjarnegara, lakukan razia patuh hingga ke pelosok daerah. Program tersebut dilaksanakan karena masih rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

Kapolres Banjarnegara, AKBP Saiful Anwar melalui Kasat Lantas, AKP Supadi mengatakan, razia patuh merupakan program penegakkan aturan berlalu lintas. Para pelanggarnya, bakal diberikan penindakan tegas.

"Selain penindakan di jalan, kami juga sambangi pengusaha angkutan umum untuk mengingatkan awak armadanya. Sehingga tidak ditemukan sopir yang menyalahi aturan di jalan raya," ujarnya, Rabu (17/5).

Menurutnya, selama ini hanya sopir yang dibebani tanggung jawab untuk tertib berlalu lintas. Tetapi melalui kegiatan ini, pihak kepolisian juga mengingatkan tanggung jawab yang sama bagi pemilik armada.

Para pengusaha angkutan itu, diimbau untuk tidak sekedar membebankan kejaran setoran saja pada awak armadanya. Mereka juga harus ketat dalam mengawasi sopir angkutannya, karena mereka bekerja mengangkut manusia dan harus terjaga keselamatannya.

Selama ini, masih banyak dijumpai kendaraan yang seharusnya diperuntukkan mengangkut barang digunakan untuk mengangkut penumpang. Padahal, sudah ada standarnya dan kendaraan barang sangat membahayakan jika dipaksakan mengangkut penumpang manusia.

Dalam pelaksanaannya, razia patuh bakal memeriksa kelengkapan standar kendaraan, kelaikan jalan, pembayaran pajak atau razia kelengkapan secara menyeluruh.

"Selain itu, bagi semua kendaraan yang memohon cek fisik harus benar-benar standar, terutama kendaraan roda dua. Jika tidak standar atau sudah dimodifikasi dan banyak variasi, cek fisik akan ditolak,” katanya.

KBO Satlantas Polres Banjarnegara, Iptu Akbarul Hamzah mengatakan, hingga Selasa (16/5), tercatat 1.156 surat tilang diterbitkan Satlantas. Dengan rincian, tilang STNK sebanyak 988 lembar, SIM 132, dan Ranmor sebanyak 36 unit.

“Razia patuh dilaksanakan selama 22 hari, sejak tanggal 9 hingga 22 Mei 2017 nanti,” katanya.(gat)










    Komentar Via Website : 0


    Nama

    Email

    Komentar



    Masukkan 6 kode diatas)