Sport Regional

Marquez: Terjatuh adalah Gaya Saya

satelit post | Rabu, 17 Juni 2015 - 14:00:19 WIB | dibaca: 255 pembaca

sumber : fotonet

CATALUNYA, SATELITPOST – Musim MotoGP  2015 sampai saat ini tidak bisa disebut sebagai musim yang baik bagi Marc Marquez. Sebab, dalam 7 seri yang sudah dilangsungkan, tiga diantaranya diakhiri dengan predikat DNF. Penyebabnya hanya satu, di tiga seri tersebut, Marquez terjatuh dan terpaksa tidak melanjutkan balapan.
Meski terjatuh, Marquez sepertinya tidak merasa teralalu tertekan. Sebab, ia malah menegaskan, terjatuh adalah risiko dari gaya membalapnya, yang tidak pernah mau puas dengan posisi dua.


Dilansir detikSport, memulai balapan dari posisi empat, Marquez sejatinya mengawali MotoGP Catalunya dengan oke. Dia langsung naik ke posisi dua di akhir putaran pertama. Berada di belakang Jorge Lorenzo, Marquez terlihat sangat ngotot untuk menjaga jarak dengan seterunya itu. Namun ketika berupaya menyalip Lorenzo dia malah melebar dan akhirnya terjatuh di gravel. Di lap ketiga, balapan langsung berakhir buat si juara dunia.


"Tentu saja saya bisa menuntaskan balapan dengan tertinggal 20 detik, tapi Anda tahu itu bukan gaya saya. Kemarin saya merasa kalau sekaranglah saatnya saya mengambil risiko jika saya ingin memenangi kejuaraan ini, tapi saya tidak boleh kalah dalam balapan. Saya sudah mencobanya," ujar dia.
Ini adalah kali ketiga Marquez jatuh dan gagal menuntaskan balapan setelah sebelumnya dia juga crash di Argentina dan Italia. Rangkaian hasil buruk ini membuat dia tertinggal makin jauh dari puncak klasemen, yang masih dipunya Valentino Rossi. Kedua pebalap kini terpaut 69 poin, dengan musim sudah menuntaskan tujuh dari total 18 balapan.


"Hari ini adalah hari di mana saya merasa dekat dengan (kecepatan) Valentino dan Lorenzo. Saya memulai balapan saya merasa kuat di belakang Jorge, tapi masih mengalami bermasalah saat masuk ke tikungan. Saya gembira karena kami membuat kemajuan - tapi masalahnya belum teratasi."
"Hari ini saya berada di belakang Lorenzo dan mengerem di titik yang sama, tapi saya mengalami slide dan itu membuat motor sulit dihentikan. Saya melihat Lorenzo ada di depan saya dan saya harus memutuskan apakah akan masuk tikungan atau melebar ke sisi luar. Saya lihat masuk melalui sisi dalam terlalu berbahaya untuk kami berdua, jadi saya memutuskan untuk megambil melebar," ujar Marquez terkait kecelakaan yang dia alami.(pan)











Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)