Cilacap

Temuan Saat Razia Satpol PP

Marak! Tempat Karaoke Sedia Miras

satelit post | Jumat, 19 Mei 2017 - 17:15:05 WIB | dibaca: 59 pembaca

 

CILACAP, SATELITPOST-Puluhan botol minuman keras berbagai merek dan minuman oplosan jenis ciu diamankan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat menggelar razia di sejumlah tempat karaoke, Selasa (17/5) malam. Selain menyita minuman keras, petugas juga melakukan pengecekan identitas para pemandu lagu (PL).

Razia yang dilakukan puluhan personel Satpol PP ini dimulai dari tempat karaoke yang berada di wilayah Kroya, Jepara Wetan, dan Sidaurip Kecamatan Binangun. Dari beberapa lokasi yang dipadati para pengunjung tersebut, petugas melakukan penggeledahan di setiap sudut tempat karaoke. Para PL pun tak luput dari pemeriksaan identitas serta untuk memastikan tidak ada PL yang masih di bawah umur.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Ditiyasa Pradipta melalui Kasubdit Penindakan Cilacap, Agus Marhaina SSos mengatakan, razia tempat hiburan malam ini dilakukan karena masih maraknya peredaran miras. Padahal sesuai Perda, tempat karaoke tidak diperkenankan menyediakan miras.

“Masyarakat resah dengan masih adanya peredaran miras, terutama di tempat hiburan seperti karaoke. Untuk itu, kita lakukan penindakan Perda dengan menggelar razia seperti ini. Hasilnya, hampir seluruh tempat karaoke yang kita razia, masih ditemukan minuman keras, baik yang sedang dikonsumsi para pengundung maupun yang disimpan pemilik karaoke,” katanya.

Razia kali ini, kata dia, juga dalam rangka memberikan rasa nyaman kepada masyarakat jelang bulang Ramadan. Sehingga saat Ramadan tiba, tidak ada lagi miras yang diperjual belikan di seluruh wilayah Cilacap.

“Ramadan tidak lama lagi akan tiba. Kita ingin masyarakat, terutama umat muslim bisa khusuk dalam menjalankan ibadah. Maka dari itu, razia semacam ini akan semakin kita intensifkan hingga memasuki Ramadan,” ujarnya.

Agus menambahkan, para pemilik karaoke yang kedapatan masih menyediakan miras, langsung diberikan surat panggilan untuk nantinya disidangkan. Mereka babak dijerat Pasal 5 Peraturan Daerah Kabupaten Cilacap nomor 7 tahun 2000 tentang larangan minuman keras Jo pasal 10 (1) Perda Kabupaten Cilacap No12 tahun 2003 tentang perubahan atas Peraturan Daerah No 7 tahun 2000 dan diancam dengan pidana kurungan paling singkat 16 hari dan paling lama 6 bulan atau denda serendahnya Rp 2.500.000 atau setingginya Rp 5.000.000.

“Miras yang berhasil ditemukan kita angkut ke kantor sebagai barang bukti. Para pemilik karaoke pun sudah diberikan surat panggilan untuk diproses lebih lanjut. Mudah-mudahan setelah razia ini, tidak ada lagi peredaran miras,” katanya.(ron)

Caption:

Petugas Satpol PP hendak menyita minuman keras dari salah satu tempat karaoke di wilayah Kroya, Selasa (17/5) malam. SATELITPOST/AMRON

Petugas Satpol PP sedang melakukan pemerksaan identitas para PL di salah satu tempat karaoke di wilayah Kroya, Selasa (17/5) malam. SATELITPOST/AMRON

 










    Komentar Via Website : 0


    Nama

    Email

    Komentar



    Masukkan 6 kode diatas)