Cilacap

Gerakan Tanam Sistem Jarwo

Kedungreja Surplus Beras 27 Ribu Ton

satelit post | Jumat, 19 Mei 2017 - 11:34:50 WIB | dibaca: 23 pembaca

 

 

80 persen masyarakat Kedungreja bermata pencaharian sebagai petani. Ini menjadikan Kedungreja pada tahun 2016, mampu mencapai surplus beras sebesar 27 ribu ton

 

KEDUNGREJA, SATELITPOST-Kabupaten Cilacap menjadi satu daerah yang surplus beras. Satu diantaranya dari Kecamatan Kedungreja. Pada tahun 2016 saja, surplus beras di Kedungreja mencapai 27 ribu ton.

 

Untuk terus mencapai surplus ini, Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji melaksanakan gerakan tanam padi bersama petani di Desa Kedungreja Kecamatan Kedungreja, Selasa (9/5). Gerakan tanam padi tutup tanam musim tanam dua ini dilakukan dengan sistem jajar legowo (jarwo).

 

Camat Kedungreja Agus Supriyono mengatakan dari luas Kecamatan Kedungreja seluas 7.000 hektare, 4.646 hektare di antaranya merupakan lahan sawah. Pada 2016, produksi beras di wilayahnya mencapai 37 ribu ton. Sedang konsumsi masyarakat hanya sebesar 10 ribu ton per tahun.

 

“80 persen masyarakat Kedungreja bermata pencaharian sebagai petani. Ini menjadikan Kedungreja pada tahun 2016, mampu mencapai surplus beras sebesar 27 ribu ton,” katanya.

 

Tahun ini, Kedungreja memperoleh alokasi sejumlah kegiatan, di antaranya, pembangunan Jitut di 25 titik, bantuan benih ikan untuk 350 hektare, bantuan kedelai untuk 40 hektare, dan bantuan handsprayer kompor tikus dan traktor untuk petani di Kedungreja.

 

“Dengan bantuan-bantuan ini diharapkan bisa mendorong pertanian di Kedungreja, sehingga bisa terus mendorong petani untuk terus memproduksi pertanian dalam angka meningkatkan swasembada pangan,” katanya.

 

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menyampaikan terima kasih kepada para petani di Kedungreja, karena telah bekerja keras dalam memajukan pertanian. Sehingga selalu tercapai surplus.

 

“Keberhasilan ini diharapkan dapat terus ditingkatkan di masa mendatang. Dan harapannya pengelolaan tanaman dapat terus dikembangkan agar pencapaian produksi pertanian yang ditargetkan dapat direalisasikan dan swasembada beras akan terus berkelanjutan,” ujarnya.

 

Pada kesempatan, Bupati juga menyerahkan penghargaan kepada kelompok tani, penyuluh tani dan Babinsa yang berprestasi dalam rangka meningkatkan produksi beras di Kabupaten Cilacap.

 

Gerakan tanam padi dengan sistem Jarwo, dengan varietas mekongga dilakukan dalam rangka mendukung Upaya Khusus Padi Jagung dan Kedelai (upsus Pajale) di Kabupaten Cilacap. Selain Bupati Cilacap, Forkompimda, Kepala Dinas Pertanian Ir Gunawan, Assisten Ekonomi Pembangunan, Dian Setyabudi dan Camat Kedungreja ikut ambil bagian dalam gerakan tutup tanam itu. (ale)

 

Foto istimewa Bupati bersama Forkopimda dan Forkopimcam Kecamatan Kedungreja melakukan penanaman serentak di Kecamatan Kedungreja, kemarin










    Komentar Via Website : 0


    Nama

    Email

    Komentar



    Masukkan 6 kode diatas)