Banyumas

Gara-gara Kurang KTP

Duit KBP Tidak Bisa Dicairkan

Magang Dua | Kamis, 12 Januari 2017 - 15:47:51 WIB | dibaca: 54 pembaca

PURWOKERTO, SATELITPOST-Dana Kartu Banyumas Pintar sudah mulai bisa dicairkan sejak Rabu (11/1). Pencairan dana KBP dimulai di UPK Purwokerto Barat dan Purwokerto Selatan.

Beberapa ibu beserta anaknya masih berseragam lengkap terlihat berdiri di sekitar UPK Purwokerto Selatan. Wajahnya sumringah setelah keluar dari satu ruangan dengan tiga petugas Bank Jateng. Sementara di dalam ruangan masih ada yang mengantre.

Yeni, satu wali siswa SD Negeri Karangklesem keluar beserta suami dan anaknya. Anak pertamanya mendapatkan dana KBP senilai Rp 500 ribu untuk satu tahun. Besaran uang tersebut sebenarnya masih kurang.

 "Ya kurang, tapi kami cukup-cukupkan," kata Yeni, Rabu (11/1).

Ia mengatakan, dana KBP yang anaknya dapatkan akan dimanfaatkan sebaik mungkin. Uang tersebut hanya untuk keperluan sekolah anak.

"Untuk jajan juga tidak boleh. Karena ada LPJ-nya. Tapi untuk biaya pendidikan dia dan adiknya yang masih PAUD katanya boleh," katanya.

Menurut Yeni untuk mendapatkan KBP prosedurnya tidak terlalu susah. Karena anaknya sudah mendapat rekomendasi dari sekolah. Ia hanya perlu melengkapi keperluan administrasi seperti KTP dan KK saja. Begitu juga dengan pencairan dananya.

"Mudah, cuma bawa KTP, KK sama KBP saja," kata dia.

Berbeda dengan satu wali murid SDN Karangklesem lainnya, Yeyen. Dengan pakaian dan jilbab cokelat yang membalutnya, ia bergegas mengajak anaknya pulang kembali ke sekolah.

Pasalnya, ia gagal mengambil dana KBP yang seharusnya sudah bisa dicairkan. Ia mengatakan, persyaratannya untuk mencairkan dananya masih belum lengkap.

"Ini dulu kan waktu mendaftar diminta memakai KTP kepala keluarga. Jadi pakai KTP suami, untuk pengambilan dananya juga ternyata harus membawa KTP yang didaftarkan. Tapi  sekarang suami lagi kerja Yogyakarta," kata dia.

Ia mengaku akan mencoba mengambilnya di Bank Jateng esok hari. "Ke Bank Jateng besok lagi, suami saya suruh pulang dulu," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Drs Purwadi Santoso MHum, mengatakan sementara memang hanya bisa memberikan dana sejumlah itu. "Kalau dikasih memenuhi semua kebutuhan nanti jadi manja. Kalau misal kebutuhan Rp 750 ribu, dikasih Rp 500 ribu kan sudah alhamdulillah," kata Purwadi.

Terkait adanya siswa yang tidak bisa mengambil dana KBP karena kurang KTP ayahnya. Purwadi mengungkapkan akan langsung mengurusnya.

"Besok akan kami urus, terima kasih informasinya. Seharusnya kalau ada KTP ibunya bisa asalkan prosedur lainnya (KK dan KBP, red) ada. Apalagi ini cuma satu orang, harusnya bisa," katanya. (alfisatelitpost@gmail.com)

-----------------------------










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)