Cilacap

Tiga Pasangan Mesum-Tiga Janda Digelandang Polisi

Asyik Ngamar di Siang Bolong

Magang Dua | Jumat, 21 April 2017 - 10:11:22 WIB | dibaca: 596 pembaca

CILACAP, SATELITPOST-Tiga pasangan mesum yang tengah asyik ngamar di sebuah Losmen Srandil Indah yang berlokasi di sebelah timur Stasiun Kroya tak berkutik saat petugas dari Polsek Kroya merazia tempat tersebut, Kamis (20/4).  Siang bolong kemarin mereka langsung digelandang petugas ke mapolsek setempat.

Mereka tidak bisa menunjukkan surat nikah saat ditanya petugas. Mereka adalah SS warga Desa Jati Malang Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen, IS warga Desa Sirau Kecamatan Kemranjen Banyumas, SN warga Desa Tritih Kulon Cilacap Utara, AS dari Bantul, SR warga Desa Pucung Lor Kroya, dan  ST dari Kebumen. Tiga wanita yang menjadi pasangan mesum ini diketahui berstatus sebagai Janda.

“Kami melaksanakan operasi penyakit masyarakat (pekat) yang sasarannya adalah losmen-losmen yang berada di wilayah Kroya. Razia dilaksanakan dengan mendatangi tempat-tempat yang biasa digunakan oleh pasangan yang sedang dimabuk cinta. Hasilnya di Losmen Srandil Indah yang berada di sebelah timur Stasiun Kroya, kita mendapati tiga pasangan mesum,” kata Kapolsek Kroya AKP AM Suryoprobo melalui Wakapolsek, IPTU Suroso Ssos.

Ia mengatakan, saat dilakukan penggerebekan, pasangan mesum tersebut sedang berada di dalam kamar. Bahkan saat pintu kamar didobrak mereka kedapatan hanya memakai celana.

"Kami juga berhasil menyita barang bukti berupa  tiga  buah kondom yang masih terbungkus. Selanjutnya pasangan mesum ini dibina oleh Kanit Binmas Polsek Kroya agar tidak mengulangi perbuatan yang telah dilakukan,” katanya.

Kapolsek menambahkan, razia seperti ini akan terus di lakukan sebagai pengendalian penyakit masyarakat hingga menjelang bulan Ramadhan  mendatang. Selain itu, razia juga untuk menekan angka kriminalitas sekaligus mengurangi keresahan warga terkait praktik mesum di wilayah Kroya.

Seorang warga yang terjaring razia, SS mengaku sangat malu setelah tertangkap oleh polisi. Ia pun tidak menyangka jika perbuatannya di dalam losmen tersebut bakal dirazia polisi. "Saya merasa sangat malu sampai-sampai dibawa ke kantor polisi," katanya. (amron_alfarizie@yahoo.com)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)