Cilacap

Pemerintah Harus Kontrol Harga Jelang Ramadan

satelit post | Jumat, 19 Mei 2017 - 14:16:27 WIB | dibaca: 27 pembaca

 

CILACAP, SATELITPOST-Menjelang Ramadan, sudah menjadi rutinitas setiap tahun jika harga kebutuhan pokok akan mengalami kenaikan. Pemerintah harus bisa mengontrol ketersediaan barang kebutuhan pokok, agar tidak ada lonjakan harga.

 

Hal tersebut disampaikan Budiman Sujatmiko, anggota Komisi II Dewan Perwakilan rakyat (DPR) RI, usai peesmian Pasar Desa Pancasila, di Desa Patimuan, Senin (15/5) kemarin. “Harus ada kontrol dari pemerintah supaya jangan ada lonjakan yang luar biasa, pastikan pasokan sembilan bahan pokok, dan harganya ini terjangkau dan mudah,” katanya.

 

Budiman mengatakan, jangan sampai karena hal tersebut, membuat keresahan selama bulan Ramadan besok. Sehingga akan mengganggu pelaksanaan ibadah mereka. “Ada pasar desa yang memastikan ketersediaan kebutuhan sembako, bisa terjangkau oleh rakyat baik secara geografis akan memudahkan masyarakat. Serta sangat penting sekali pemerintah menangani operasi pasar,” ujarnya.

 

Sementara itu Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, memastikan pasokan kebutuhan bahan pokok selama Ramadan aman. Pemkab akan selalu melakukan pantauan secara rutin baik sebelum Ramadan, selama Ramadan dan juga menjelang Hari Raya Idulfitri.

 

“Kita selalu turun tangan ke sana. Mungkin ada yang spekulasi, tapi kalau dilihat saat ini, harga tidak ada yang naik secara signifikan,” katanya.

 

Adanya permasalahan harga selama ini, kata dia, diakibatkan karena pasokan barang yang tidak merata. Sehingga membuat harga menjadi naik. Akan tetapi, dengan pemkab turun tangan dengan memantau, dipastikan kenaikan harga tidak terlalu signifikan.

 

Dari pantauan di pasar Tanjung Sari Kelurahan Gunung Simping Kecamatan Cilacap Tengah, harge kebutuhan pokok, rata-rata masih normal. Meskipun, ada beberapa diantaranya yang mengalami kenaikan.

 

Siti, pedagang kelontong di Pasar Tanjung Sari mengatakan, untuk harga bumbu-bumbu, seperti cabai rawit merah masih berkisar Rp 45 ribu per kg, cabai merah keriting harga Rp 32 ribu per kg, bawang merah Rp 28 ribu per kg.

 

“Yang naik, hanya bawang putih, untuk apel Rp 50 ribu/kg, dan bawang cutting Rp 57 ribu/kg, sama kentang Rp 15 ribu/kg, biasanya kan Rp 13 ribu,” katanya, Selasa (16/5).

 

Selain bawang putih, kenaikan juga terjadi pada telur ayam. Dari biasanya Rp 18 ribu atau di bawahnya, saat ini menjadi Rp 22 ribu/kg. Serta harga daging ayam saat ini Rp 32 ribu/kg.

 

“Stoknya sedikit, tapi permintaan banyak, jadi harganya naik. ini juga karena banyaknya orang hajatan,” kata Nani, penjual telur di Pasar Tanjung Sari. (ale)










    Komentar Via Website : 0


    Nama

    Email

    Komentar



    Masukkan 6 kode diatas)